Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) DKI pada Rabu, 27 November 2024, secara umum telah berlangsung dengan aman, damai dan lancar. Meskipun demikian, bukan berarti semua peristiwa seputar dinamika Pilgub DKI harus dibiarkan berlalu begitu saja sekadar meramaikan jagat media, khususnya digital. Tentu saja tidak. Melainkan patut didokumentasikan, dideskripsikan, dan dianalisis sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan.
Lebih jauh dari itu, hasil analisisnya diharapkan menjadi bahan pertimbangan kebijakan dan program Gubernur DKI dan Wakil Gubernur DKI terpilih.
Secara garis besar, buku ini terbagi ke dalam dua bagian, yakni: pertama seputar diskursus tentang politik kartel, dan kedua atau sebagian besar terkait dengan proses Pilgub DKI Jakarta, yang kemudian berganti nama menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Buku ini pembahasannya difokuskan kepada isu-isu aktual tentang Pilgub DKI, termasuk kenapa, mengapa dan bagaimana Pasangan Calon Gubernur DKI dan Calon Wakil DKI Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) berhasil memenangkan Pilgub DKI 2024. Padahal, Pram-doel hanya didukung oleh dua partai politik (Parpol) yakni: PDI Perjuangan yang mempunyai kursi di DPRD DKI dan Partai Hanura yang tidak memiliki kursi di DPRD DKI (non parlemen)
| Penulis |
Achmad Fachrudin |
|---|---|
| Cetakan |
I, Februari 2025 |
| Ukuran |
14,5 x 21 cm |
| Tebal |
239 halaman |
| Penerbit |
Media Kalam |
| ISBN |
(Sedang dalam proses pengajuan) |
| Dimension (L x W x H) | 0 x 0 x 0 |
| Weight | 0 |