Jl. Dewi Sartika Gg Al-Khasiyun No. 22 Kel, Cipayung, Ciputat
0813-9527-8802

24/7 Customer Support

Call: 0813-9527-8802

Free Shipping Jakarta

Call us for information

Money Back Guarantee

45 days return Service

I can say without doubt that your team are a true pleasure to work with. They are easy to communicate with which make process smooth. Highly recommended.

Vijay , ABC infotech

  • Vijay
  • Joth Soe
  • Willium Smith
  • Lora smith

Exclusive This Month

Join 100,321 Happy readers And Get Access To Our Entire Collection Of 1000 ebooks For The Price Of One

We offer a 45 Day Money Back Guarantee, so joining is risk-free!

 
Sign Up Today

New arrivals

Featured Products

staff picks

Latest from our blog

We love to share our thoughts

Kehadiran Islam di nusantara telah menjadi bagian dari sejarah semesta Indonesia, yang dengan sendirinya turut memperkaya kebhinnekaan sebagai realitas yang tak dapat dipungkiri lagi. Untuk mendorong kelangsungan rasa kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kebhinnekaan haruslah dihayati melalui pemahaman multikulturalisme yang bernilai religius.

Dalam pada itu, isu keagamaan, khususnya isu keislaman selalu mewarnai perbincangan tentang negara dan politik di Indonesia, lebih khusus lagi soal hubungan antara Pancasila dan Islam, yang justru selalu saja ada yang mempertentangkan antara keduanya. Akibatnya, bangsa kita menjadi terpolarisasi yang tiada henti, dengan adanya jurang pemisah antara kelompok nasionalis, yang secara faktual di dalamnya terdapat sebahagian besar umat Islam, berhadapan dengan kelompok Muslim konservatif yang memperatas-namakan diri sebagai mewakili Islam.

Dampak negatif dari polarisasi masyarakat tersebut haruslah dibendung agar tidak membawa masyarakat dan negara kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke arah disintegrasi. Hal yang sangat menyedihakan ialah adanya sebahagian umat Islam yang tidak peduli pada nilai-nilai universal Islam yang rahmah penuh kasih sayang, dan mengklaim secara sepihak mewakli Islam, kemudian menista kelompok Muslim terbesar lainnya dengan tuduhan munafiq, kafir dan thoghut. Lebih dari itu kadang menista umat agama lain.

Untuk meredam dampak negatif tersebut, umat Islam sendiri hendaknya lebih memahami ajaran Islam universal yang dianutnya, dan menerapkannya untuk lebih memperkokoh persatuan bangsa, bukan memporak-porandakan kerukunan berbangsa yang selama ini sudah tercipta di atas landasan Pancasila. Dalam rangka itulah, penulis menyusun buku sederhana ini: Islam, Kedamaian dan Konflik Antarumat, sebagai salah satu upaya untuk mengaktualisasikan kembali nilai-nilai universal Islam yang pernah dipraktikkan oleh Rasulullah SAW, yang justru sering diabaikan oleh sebahagian umat Islam sendiri.

Penulis

Prof. Dr. H. Hamka Haq, MA.

Cetakan

Pertama, Tahun 2020

Kertas

Bookpaper

Tebal

258 Halaman

Ukuran

15 x 21 cm

Islam, Kedamaian & Konflik Antarumat
SKU J004
100,000
Email to friend